Minggu, 15 Juli 2012

macam jenis makanan nusantara


  1. Macam-Macam Soto

  • Soto Kediri
  • Soto Madura
  • Soto Betawi
  • Soto Padang
  • Soto Bandung
  • Soto Sokaraja
  • Soto Banjar
  • Soto Medan
  • Coto Makassar.
  1.  Macam-Macam Sate
·       Sate Madura
Berasal dari pulau Madura, sebelah utara pulau Jawa, sate jenis ini adalah yang paling populer di Indonesia. Bahan dagingnya adalah daging ayam atau kambing, dengan bumbu kecap manis dan gula jawa, dicampur bawang putih, bawang goreng, kacang tanah goreng yang sudah dihaluskan, petis, kemiri, dan garam. Sate ayam biasanya dihidangkan dengan bumbu kacang, sementara sate kambing dihidangkan dengan kecap manis ditambah irisan bawang merah. Sate Madura menggunakan irisan daging yang lebih kecil. Dimakan dengan nasi putih, lontong, atau ketupat. Terkadang ditambahi acar irisan bawang, mentimun, dan cabai rawit.
·       Sate Padang
Hidangan dari Padang dan daerah sekitarnya di Sumatera Barat yang terbuat dari jeroan sapi atau kambing yang direbus dengan bumbu, lalu dipanggang. Ciri utamanya adalah saus kuah kuning yang terbuat dari tepung beras yang dicampur kaldu daging dan jeroan, kunyit, jahe, bawang putih, ketumbar, lengkuas, jintan putih, bubuk kari, dan garam. Sate Padang terbagi atas dua jenis, Sate padang Pariaman dan Padang Panjang, yang berbeda dalam citarasa saus bumbu kuningnya.
·       Sate Ponorogo
Jenis sate yang berasal dari kota Ponorogo, Jawa Timur. Terbuat dari potongan daging ayam yang direndam dalam bumbu kecap, disajikan dengan bumbu kacang dan sambal dengan irisan bawang merah dan cabai rawit serta jeruk nipis. Variasi ini unik karena dalam setiap tusuknya hanya terdapat satu potong daging ayam yang diiris memanjang, berbeda dengan sate biasanya yang terdiri atas empat potong daging. Daging ayam sebelumnya direndam dalam kecap manis dan bumbu dan melalui proses "bacem" agar bumbunya masuk meresap. Kemudian dihidangkan dengan lontong. Panggangannya terbuat dari tanah liat yang dilubangi satu sisinya untuk mengipasi arang.
·       Sate Tegal
Sate kambing muda yang baru berumur dibawah lima bulan; julukannya di Tegal adalah sate "balibul" singkatan dari "baru lima bulan". Dipanggang dalam satuan kodi, yang terdiri atas 20 tusuk, dan tiap tusuk terdapat empat potong dua potong daging, satu potong lemak dan satu lagi potongan daging. Dipanggang diatas bara arang dari hampir matang atau matang sekali; dapat juga diminta dimasak tidak terlalu matang. Kadang kala potongan lemak dapat diganti hati, jantung, atau ginjal kambing. daging ini tidak dibumbui sebelum dipanggang. Saat disajikan, disertai kecap manis yang diencerkan dengan air panas, ditambah irisan cabai, bawang merah, tomat hijau, dan nasi putih, ditaburi bawang goreng.
·       Sate Ambal
sate dari daerah Ambal, Kebumen, Jawa Tengah. Berbahan daging ayam kampung. Keunikannya adalah bumbunya bukanlah bumbu kacang, melainkan tempe tumbuk yang dicampur cabai dan aneka bumbu lainnya. Daging ayam dibaluri dan direndam bumbu selama dua jam agar rasanya meresap. Sate ini dimakan dengan ketupat.
·       Sate Blora
sate dari daerah Blora. Sate berbahan daging dan kulit ayam ini lebih kecil dari sate lainnya. Dimakan dengan bumbu kacang, nasi, dan sup dari santan dan bumbu.
·       Sate Banjar
Jenis sate yang populer di kota Banjarmasin Kalimantan Selatan
·       Sate Makassar
Dari Sulawesi Selatan, sate ini terbuat dari jeroan sapi atau kambing yang dibumbui saus yang terbuat dari belimbing. Rasanya khas asam dan pedas. Tidak seperti sate lainnya, sate Makassar dihidangkan tanpa bumbu.
·       Sate Buntel
Khas kota Solo atau Surakarta, Jawa Tengah. Terbuat dari cincangan daging sapi atau kambing (terutama bagian perut atau iga). Daging kaya lemak ini kemudian dibungkus selaput membran daging dan dililitkan membungkus tusukan bambu. Ukuran sate ini cukup besar, mirip dengan kebab Timur Tengah. Setelah dipanggang di atas bara arang, irisan sate ini kemudian dipisahkan dari tusuknya, diiris-iris, lalu disajikan dengan kecap manis dan merica.
·       Sate Lilit
Variasi sate dari Bali. Sate ini terbuat dari daging cincang, dari daging sapi, ayam, ikan, babi, atau daging kura-kura. Daging cincang ini dicampur kelapa parut, santan kental, jeruk nipis, bawang merah, dan merica. Adonan ini kemudian dibungkus melilit tusukan bambu, batang tebu, atau batang serai, lalu dipanggang di atas bara arang.
·       Sate Pusut
Hidangan dari pulau Lombok. Terbuat dari campuran daging cincang (sapi, ayam, atau ikan), kelapa parut, dan bumbu. Campuran ini kemudian dililitkan membungkus tusukan dan dipanggang dengan bara arang.
·       Sate Ampet
Juga hidangan sate dari pulau Lombok. Terbuat dari jeroan sapi dan daging sapi. Bumbu sate ampet sangat pedas. Bumbunya adalah campuran santan dan bumbu.
·       Sate Maranggi
Sate khas Sunda yang lazim ditemukan di Purwakarta, Cianjur, dan Bandung, Jawa Barat. Bumbu sate ini dibuat dari bumbu khusus, yaitu pucuk bunga kecombrang (Nicolaia speciosa) dan tepung ketan. Kecombrang memberokan aroma dan rasa yang seperti mentol. Dihidangkan dengan ketan (jadah) atau nasi putih.
·       Sate Lembut
Sate yang langka dari masyarakat Betawi. Dapat ditemukan di Jalan Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Sate dibuat dari daging cincang dicampur parutan kelapa dan bumbu-bumbu, dililitkan pada tusukan sate dari bambu yang pipih. Biasannya dimakan dengan ketupat laksa Betawi.
·       Sate Manis
Juga maakan khas Betawi. Juga ditemukan di Jalan Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Sate ini dibuat dari daging has dalam (tenderloin) bagian yang paling lembut dari daging sapi, direndam dalam bumbu yang manis. Biasanya dimakan dengan ketupat laksa Betawi.
·       Sate Kambing
Sate yang populer di Jawa, dibuat dari daging kambing atau daging domba. Berbeda dengan sate jenis lainnya, sate kambing biasanya tidak dibumbui terlebih dahulu. Daging kambing mentah biasanya langsung dipanggangdiatas bara api arang. Setelah matang disajikan dengan kecap manis, irisan bawang merah, dan tomat. Daging yang digunakan sebaiknya daging kambing muda yang lebih lembut, biasanya berusia 3 sampai 5 bulan.
·       Sate Kerbau
Sate dari daerah Kudus, dimana sebagian umat muslim menghindari memakan daging sapi sebagai bentuk tenggang rasa dan toleransi bagi umat Hindu. Daging kerbau dimasak dengan gula jawa, ketumbar, jintan putih, dan bumbu lainnya hingga empuk. Beberapa pedagang menggiling dagingnya dulu agar lebih empuk. Kemudian dipanggang di atas bara arang, disajikan dengan saus bumbu yang terbuat dari santan, gula jawa, dan bumbu lainnya. Secara tradisional sate ini disajikan di atas daun jati.
·       Sate Kelinci
Sate yang terbuat daridaging kelinci, lazim ditemukan di Jawa. Disajikan dengan irisan bawang merah, bumbu kacang, dan kecap manis. Sate kelinci biasanya ditemukan di kawasan pegunungan di pulau Jawa dimana penduduk memelihara kelinci sebagai hewan ternak, seperti di Lembang, Jawa Barat, Kaliurang di Yogyakarta, Bandungan dan Tawangmangu di Jawa Tengah, juga Telaga Sarangan di Jawa Timur.
·       Sate Burung Ayam-ayaman
Sate yang terbuat dari ampela, hati, dan usus "Burung Ayam-ayaman" (sejenis burung laut). Setelah ditusukkan di tusukan sate dan dibumbui, sate jerohan burung ini tidak dibakar, melainkan digoreng dalam minyak kelapa atau minyak sawit yang banyak dan panas.
·       Sate Bandeng
Sate yang unik dari Banten. Terbuat dari daging ikan bandeng tanpa duri dan tulang. Bandeng yang dibumbui dipisahkan dari duri, lalu dimasukkan kembali ke dalam kulit ikan bandeng, dijepit degan bambu, lalu dipanggang di atas bara arang.
·       Sate Belut
Sate yang cukup langka dari pulau Lombok. Terbuat dari belut yang lazim ditemukan di sawah dan empang. Daging belut ditusuk dan dililitkan lalu dibakar di atas bara arang. Tiap tusuk mengandung satu ekor belut.
·       Sate Kuda
Dikenal sebagi "Sate Jaran" oleh warga setempat di Yogyakarta, terbuat dari daging kuda. Disajikan dengan irisan bawang merah, merica, kol dan kecap manis.
·       Sate Bulus
Juga hidangan sate langka dari Yogyakarta. Terbuat dari daging bulus. (softshell turtle). Disajikan dengan irisan bawang merah, merica, kol dan kecap manis. Daging bulus juga disajikan sebagai tongseng.
·       Sate Ular
Sate eksotik dan langka yang biasanya disajikan di rumah makan atau warung yang menyediakan daging unik seperti daging ular dan kadal, misalnya di dekat stasiun Gubeng di Surabaya, atau daerah Mangga Besar dan stasiun Tebet di Jakarta. Biasanya menggunakan daging ular sendok, kobra atau ular sanca). Disajikan dengan irisan bawang merah, merica, acar, dan kecap manis.
·       Sate Babi
Populer di kalangan warga Tionghoa Indonesia, yang kebanyakan bukan warga muslim yang mengharamkan daging babi. Hidangan ini lazim ditemukan di Pecinan di perkotaan Indonesia, khususnya Glodok, Pecenongan, dan Senen di Jakarta. Juga populer di Bali yang kebanyakan penganut agama Hindu, juga populer di Belanda.
·       Sate Kulit
Ditemukan di Sumatera, sate yang renyah terbuat dari kulit ayam yang dibumbui.
·       Sate Ati
Sate yang dibuat dari campuran ati, ampela, dan usus. Biasanya ampela diletakkan paling bawah, usus ditengah, dan ati di atas. Setelah dibumbui, jerohan ayam ini tidak digoreng atau dibakar, tetapi direbus hingga matang. Sate ini bukanlah makanan utama, biasanya dijadikan makanan pendamping bubur ayam.
·       Sate Usus
Usus yang dibumbui secara ringan dan digoreng, biasanya juga untuk teman makan bubur ayam.
·       Sate Babat
Babat yang dibumbui secara ringan dan direbus, biasanya disajikan sebagai hidangan teman makan soto.
·       Sate Kerang
Kerang yang dibumbui secara ringan dan direbus, biasanya disajikan sebagai hidangan teman makan lontong Kupang dan lontong Balap.
·       Sate Telur Puyuh
Beberapa telur puyuh yang direbus dan ditusuk sate, dibumbui dan direbus lebih lanjut, biasanya disajikan sebagai hidangan makan.
·       Sate Telur Muda
Sate yang dibuat dari telur ang belum jadi (uritan) diambil dari ayam betina yang disembelih. Telur muda ini ditusuk sate, dibumbui dan dibakar.
·       Sate Torpedo
Sate yang dibuat dari testis kambing, dibumbui dalam kecap manis dan dibakar. Disajikan dengan bumbu kacang, kecap manis, acar, dan nasi putih.
·       Sate Susu
Dapat ditemukan di Jawa dan Bali, dibuat dari brisket sapi dengan citarasa susu, disajikan dengan sambal.
·       Sate Kere (sate orang miskin)
Sate vegetarian murah yang dibuat dari tempe giling dari kota Solo, disajikan dengn bumbu kacang dan acar. Istilah "kere" dalam Bahasa Jawa berarti "miskin"; aslinya untuk menyediakan kesempatan bagi warga miskin untuk menikmati sate karena zaman dahulu daging adalah barang mewah. Kini sate kere juga menyediakan usus, hati, dan daging sapi disamping sate tempe.
·       Sate Bebek Tambak
Sate daging bebek dari Tambak, Banyumas. Disajikan dengan saus bumbu manis kacang tanah atau bumbu pedas (menurut selera) dan irisan tomat serta mentimun.
·       Sate kelapa
Sate yang dibuat dari dua atau tiga irisan daging sapi yang ditusuk dan di balut dengan parutan kelapa muda yang bercampur bumbu, kemudian di kepal sampai berbentuk oval panjang setelah itu sate digoreng dengan minyak goreng sampai balutan parutan kelapa muda berwarna coklat. Inilah salah satu dari sate yang tidak dipanggang dan merupakan sate tradisional Jawa yang dihidangkan pada acara khusus selamatan tradisi di Jawa Timur.
·       Sate bekicot
Bekicot diambil dulu dagingnya biasanya direbus dulu untuk memudahkan mengambil daging bekicot, kemudian daging diurap dengan bumbu setelah itu ditusuk dan dipanggang diatas bara api.
·       Sate kol
Dari siput air tawar diambil dulu dagingnya biasanya direbus dulu untuk memudahkan mengambil dagingnya, kemudian daging diurap dengan bumbu setelah itu ditusuk dan dipanggang diatas bara api.

2.  Sambal
  • Sambal Asam, sambal ini mirip sambal terasi dan mengandung asam, biasanya asam jawa.
  • Sambal Bajak, cabai untuk sambal ini digoreng dengan minyak, ditambah dengan bawang putihterasi dan bumbu-bumbu lainnya.
  • Sambal Balado, dari Minangkabau. Cabai untuk sambal ini digoreng dengan minyak, bawang putih, bawang merah atau bawang bombaitomatgaram dan jeruk nipis.
  • Sambal Belacan, sambal ini mengandung belacan atau udang yang dilumatkan. Sambal ini juga dapat digabung dengan bahan lain seperti kangkung untuk menghasilkan sambal kangkung, dengan cumi-cumi untuk menghasilkan sambal sotong, dan dengan telur untuk sambal telur.
  • Sambal dabu-dabu, berasal dari Manado, mirip saus salsa Meksiko, dibuat dari tomat, garam, basil, jeruk kesturi dan cabai.
  • Sambal Kecap, irisan cabai rawit, cabai merah, bawang merah, kecap manis dan irisan jeruk limau, rasanya pedas dan segar. Biasanya untuk teman makan telor ceplok atau cocolan tahu/tempe.
  • Sambal Kemiri, sambal ini mengandung kemiri
  • Sambal ManisCabai, bawang dan gula. Rasanya agak manis.
  • Sambal Pencit, Sambal ini dicampur dengan irisan buah mangga muda (bahasa Jawa: Pencit).
  • Sambal Tomat, sambal ini dicampur dengan tomat, baik yang diiris kecil-kecil atau dilumatkan.
  • Sambal Trassi atau sambal terasi, mengandung terasi, yang adalah udang yang dilumatkan. Juga mengandung cabai merah dan hijau, terasi, gula, garam, jeruk nipis.
  • Sambal Udang, cabai digoreng dengan minyak, bawang putih dan udang.
  • Sambal Ulek (Oelek), beberapa resep juga menggunakan garam dan jeruk nipis.
  • Sambal Jeruk, cabai hijau dengan perasan jeruk nipis.
  • Sambal Setan, sambal yang sangat pedas dengan Cabai Madame Jeanette.
  • Sambal Pedas Pedas, sambal ulek yang sangat pedas.
  • Sambal Lu'atSambal yang mirip dengan Sambal Jeruk, namun ditambah potongan kulit jeruk dan bahan dasarnya cabai merah. Sangat pedas dan beraroma khas jeruk.

·      Rendang
  • Rendang daging (Randang dagiang): rendang daging sapi, kerbau, kambing atau domba. Adalah jenis rendang yang paling lazim ditemukan.
  • Rendang ayam: Rendang yang terbuat dari daging ayam
  • Rendang bebek (Randang itiak): Rendang yang terbuat dari daging bebek
  • Rendang hati: Rendang yang terbuat dari hati sapi
  • Rendang telur (Randang talua): Rendang yang terbuat dari telur ayam, khas Payakumbuh
  • Rendang paru: Rendang yang terbuat dari paru-paru sapi, khas Payakumbuh
  • Rendang ikan tongkol: Rendang yang terbuat dari ikan tongkol

·      Kerupuk
§  Kerupuk udang
§  Kerupuk ikan
§  Kerupuk aci
§  Kemplang
§  Kerupuk bawang putih
§  Kerupuk bawang
§  Kerupuk kulit
§  Kerupuk mlarat
§  Kerupuk gendar
§  Kerupuk sanjai
§  Rengginang
§  Rempeyek
§  Rambak

·      Keripik
·      Keripik bayam, keripik yang terbuat dari daun bayam
·      Keripik belut, keripik yang terbuat dari belut
·      Keripik ceker ayam, keripik yang terbuat dari kulit kaki ayam
·      Keripik gadung, keripik yang terbuat dari gadung
·      Keripik ganggang, keripik yang tebuat dari ganggang laut 
·      Keripik jagung, keripik yang terbuat dari jagung
·      Keripik jamur, keripik yang terbuat dari jamur tiram
·      Keripik kangkung, keripik yang terbuat dari daun kangkung
·      Keripik kakap, keripik yang terbuat dari kulit ikan kakap
·      Keripik kentang, keripik yang terbuat dari kentang
·      Keripik melinjo, keripik yang terbuat dari melinjo
·      Keripik oncom, keripik yang terbuat dari oncom
·      Keripik paru, keripik yang terbuat dari paru hewan sapi
·      Keripik pisang, keripik yang terbuat dari pisang
·      Keripik singkong, keripik yang terbuat dari singkong
·      Keripik sukun, keripik yang terbuat dari sukun
·      Keripik tahu, keripik yang terbuat dari tahu
·      Keripik talas, keripik yang terbuat dari talas
·      Keripik tempe, keripik yang terbuat dari tempe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar